Kini aku hanya sanggup mencintaimu dalam diam.
Meski pikiranku berucap pelan.
Meski hatiku berteriak lantang.
Namun, kini aku hanya sanggup mencintaimu dalam diam.
Meski pikiranku berucap pelan.
Meski hatiku berteriak lantang.
Namun, kini aku hanya sanggup mencintaimu dalam diam.
Anganku tak berhenti bersajak.
Walau aku tahu, kau tak lagi menganggapku ada.
Meski rasa letihku mendera.
Walau aku tahu, kau tak lagi menganggapku ada.
Meski rasa letihku mendera.









