Tampilkan postingan dengan label Essai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Essai. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 September 2011

Untaian Historis “SI SINGA PADANG PASIR”

Marilah kita telusuri lembaran-lembaran historis yg bertintakan emas.
Kita hadapkan seluruh perhatian, pendengaran, dan penglihatan kita kepada orang yg terpercaya.
Kepada seorang Maha Guru yg tak ada bandingnya.
Seorang pemimpin yg dikenal memiliki temperamen keras, tegas, tandas dan lugas.
Dia adalah pemimpin Islam, yg jikalau kepala-kepala negara dan pemimpin-pemimpin sekarang disebut satu persatu, maka tanpa berlebihan.
Ia-lah yg paling besar, paling baik dan paling suci....
Dia seorang yg sholeh, dimana kesholehannya memancarkan kedinamisan serta karya pembangunan...
Dan Dia tampil menjadi pemuka dari orang-orang yg bertaqwa.
Siapakah dia....???
Dialah...... Si Singa Padang Pasir “UMAR IBNUL KHATTHAB, RA” yang bergelar Al Farouq, pemisah antara hak dan bathil. Pejuang Islam ketiga sesudah Rasulullah SAW dan Abu Bakar As Shiddiq RA.

Untaian Historis “OBOR KEAGUNGA”

Unatian Historis “OBOR KEAGUNGAN”

A: Laksana fajar di zamannya, Engkau hadir dalam kegelapan, menyibak bayangan kabut, membelah kekerasan padang pasir dengan titah kalimat Tauhid dan Iman.
Wahai Nabi yg lahir di tengah gelapnya malam, di tengah pekatnya kabut kebododhan, Engkau membawa obor keagungan diatas kebobrokan moral, Engkau pembawa lentera di atas kegelapan, sehingga pengembara cinta benar-benar mencapai puncak ketinggian angan-angannya.

B: Esok mentari kan hadir menguak kepetangan pagi yg dingin, menebarkan nuansa pengharapan dalam kehidupan yg penuh persaingan, sementara roda-roda kehidupan terus bergulir di tepian jurang, bersama tingkah pola manusia yg penuh lumuran noda dan dosa.

Untaian Historis “ULUL AZMI”

A: Tak terasa kita telah menepi di  pinggir Sya’ban. Sang wakttu bergulir begitu deras, menggores luka. Bayang-bayang noda... mengintip bagai fatamorgana. Bumi bergetar enggan disapa. Rembulan muram cemberut marah. Aduh....  sungguh terluka. Nestapa dibuai angkara.
B: Di penghujung Sya’ban, Ramadhan mengumbar senyum renyah dan ramah, bulan ujian bagi ummat islam, IKHTIBAR bagi yg merasa beriman. Sang Langit teteskan nafas gembira. Angkasa mengalirkan hhujan emas. Menuangkan cawan air pengampun dosa. Ya Tuhan kami.... Tak mempu diri ini, mensyukuri nikmat-Mu yg melimpah ruah. Ampunilah dosa hamaba yg tak berdaya.

CINTA BUTUH KE-IKHLAS-AN



CINTA BUTUH KE-IKHLAS-AN

Jangan bilang sayang kalau kita masih setengah hati menyayanginya.
Jangan bilang sayang kalu kita tidak bisa memberikan 
pengorbanan terbesar dalam hidup untuk orang yg kita sayangi.
Cinta adalah wujud dari keseriusan kita.
Bahwa kita akan melakukan apa saja demi orang yg kita cintai.
Selama tidak bertentangan dengan agama.
Bukan mengecewakannya apa lagi mengkhianatinya.

Senin, 12 September 2011

Untaian Historis “MISTERI MALAKUT ISRA’ MI’RAJ”




(+) Allahu Akbar.... Allahu Akbar.... Allahul Qodirul Jalil... dalam segala hal dan dalam segala keadaan, sepanjang hari dan sepanjang malam... Beta bersaksi bahwa tiada Tuhan yg patut disembah selain ALLAH sang Pemurah, penabur cahaya Rahmah dan pengatur putaran estetik cakrawala.
(-) Betapun bersaksi bahwa Muhammad utusan pilihan-Nya. Disaat bumi persada goyah penuh dengan fitnah, porak poranda ikatan nidzomnya, dikala seten-setan disembah dan di puja, sang iblis menyelinap ke dalam aqidah... muhammad bin Abdillah terutus tuk memadamkan bara apinya dan memudarkan percikan baranya.
(+) Kalimat nikmat yg terkarunia kepada nabi-Nya... puncak keistimewaan yg tercurah kemuliaan...dan
ketinggian yg tiada mendua itulah ISRA’ MI’RAJ yg tertulis abadi dalam luasnya lembaran historis.

Untaian Historis "NUR MUHAMMAD"




Duhai kekasihku...!
Kapankah... cintaku kan menyatu dengan cintamu?
Sedang hatiku sakit karena selalu mengenang akan kebaikanmu.
Wahai Rabbi... Jangan jauhkan dia dariku.


(+) Aku berlindung dari godaan setan yg terkutuk. Katakanlah: Wahai Tuhan yg memiliki kerajaan. Engkau berikan kerajaan kepada yg orang Engkau kehendaki. Engkau cabut kerajaan dari orang yg Engkau kehendaki. Engkau mulyakan orang yg Engkau kehendaki. Engkau nistakan orang yg Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Untaian Historis “HIJRORTUN NABI”






(+) Petiklah apa yg kau tanam dahulu... entah baik... entah buruk.... Nasib kekasih tak lebih kayu pembakar sang Martir. Terpujilah Allah yg menyebabkan rembulan ini terbit. Menyatukan sepasang kekasih. Sebab... siapa yg pernah melihat Matahari dan Bulan sekaligus...?? Siapa yg pernah...??


(-) Maha Suci Allah Sang Pencipta segala kauniyah. Tuhan yg berhak memuja dan dipuja. Atas limpahan Rahmat-Nya. Atas untaian nikmat-Nya. Atas pancaran hidayah-Nya. Dan... atas uluran ma’unah-Nya. Kaum muslimin tenteram... berlayar ditepian-Nya.

HE WAS SAYYIDINA MUHAMMAD S.A.W

Dia adalah RSULULLAH SAW, utusan ALLAH; tapi tidak mau ia menampakkan diri dalam gaya orang berkuasa, atau sebagai raja yang memegang kekekuasaan duniawi. Kepada sahabat-sahabatnya ia berkta: '' JANGAN AKU DI PUJA, seperti nasrani memuja ISA anak MARYAM. Aku adalah hamba ALLAH. Sebutkan saja hamba  ALLAH dan RASULNYA. '' Ah, alangkah tawadu'nya beliau.

SYAICHONA CHOLIL

KH. ABDUL LATHIF adalah seorang kiai yang berasal dari kampung  LANGGUNDHI, kramat, BANGKALAN. Beliau merupakan keturunan dari sunan GUNUNG JATI, CIREBON. Beliau menikah dengan seorang wanita dari kampung KEMAYORAN, BANGKALAN. Kemudian mereka dikaruniai seorang putra yang diberi nama MUHAMMAD CHOLIL.

Kamis, 18 Agustus 2011

SEJARAH MUSIK


Ah… alangkah dekatnya kita dengan musik, hari-hari kita tak pernah sepi dari musik. Saat kita membaca Al Quran, Dzikiran, Sholawatan, rasanya kurang pas jika tidak disenandungkan dengan lagu/musik. Tak hanya itu, sarapan yang kita santap tiap pagi juga terasa kurang nikmat jika tidak dimasak dengan irama rancak nadhom Alfiyah. Begitulah musik selalu bikin kita jadi asyik dan biar tambah asyik , yuk kita simak  sekelumit fakta asyik tentang musik.

Sabtu, 13 Agustus 2011

KESEIMBANGAN ANTARA DUNIA DAN AKHIRAT

Semakin tajamnya hidup dan menyoloknya antara golongan satu dengan golongan yang lain mengakibatkan manusia lupa diri, lupa saudara, lupa agama, tak jarang antar sesama saling jegal, bahkan saudara kandung terpaksa saling bermusuhan lantaran harta warisan dan banyak diantara mereka saling bunuh, saling fitnah, siapa yang kuat dialah sang pemenang  ironis sekali.